Trip ke Ujung Barat Indonesia, Pulau Weh (Part 3: Iboih)

Bangun pagi malas-malasan di depan kamar, ngerumpi, ngomongin masa depan dan lain lain, turun ke Teupin Layeu sekitar jam 8 pagi untuk sarapan dan langsung snorkeling. image
image

image

Ada beberapa paket yang bisa diambil mulai dari sewa kapal antar jemput ke Rubiah (100rb-500rb), diving, atau paket snorekeling ke Rubiah (4 spot Rp 1 juta, bisa untuk 10 orang). Kami mengajak beberapa orang anggota rombongan rombongan genk vespa untuk sharing paket ini tetapi mereka kurang tertarik sehingga kami mengambil sewa kapal antar jemput saja (100rb + 40rb untuk alat snorkel 1 set). Ada baiknya ditanyakan dulu ke pihak homestay untuk paket-paket snorkeling maupun sewa kapal karena harganya bisa saja lebih murah.
image
Perjalanan 20 menit ke Rubiah cukup menyenangkan dengan pemandangan yang sangat keren, langit biru dihiasi awan putih, air laut berwarna biru kehijauan ditambah hijaunya pohon-pohonya, this is heaven.

image

Setelah menitip tas di warung di Rubiah, kami langsung nyebur. Bahkan di pinggir pantai saja kita sudah bisa menyaksikan rombongan ikan warna-warni, dengan air sejernih kristal bahkan kita bisa melihat ikan-ikan tersebut dengan berdiri. Terumbu karang disini masih mulai “tumbuh” tapi tampaknya beberapa tahun kedepan akan terlihat indah karena warna-warni karangnya sudah mulai kelihatan, sepertinya terumbu karang disini ikut mati saatTsunami terjadi.
image
image
Mengikuti jalan setapak yang ada (sekitar 15 menit) kami pindah spot snorkeling ke balik bukit pulau Rubiah, disini pantainya didominasi pasir kasar dan terdapat batu-batu besar dipinggir pantai.
image
Terumbu karang disini lebih banyak tapi spot yang pertama menurutku lebih bagus. Kami kembali ke spot pertama dan menelpon pak Nahkoda untuk menjemput dan mengitari pulau Rubiah (nambah Rp. 50rb saja).image image
Penasaran dengan spot di Teupin Layeu, kami melanjutkan snorkeling disini, viewnya lumayan bagus, banyak ikan dan terumbu karang juga tetapi banyak bulu babinya, khususnya kalau sedang surut, seperti melihat hamparan bulu babi dan seolah-olah begitu dekat dengan kulit, creepy.
image

Setelah dinner dan snorkeling seharian, saatnya ketemu kasur untuk istirahat karena esok kegiatan kami masih banyak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s