Lift incident, Rome

Lift di apartemen ini memiliki 2 pintu, yang pertama adalah pintu teralis yang terkunci dan hanya bisa dibuka dengan access card pemilik apartement dan yang kedua adalah pintu liftnya. Karena liftnya agak kecil dan sempit maka saya naik duluan dengan kedua backpack kami, sementara Rina dan si owner menunggu di lantai. Si owner sudah wanti-wanti agar saya harus benar-benar menutup pintu lift sebelum saya keluar dari pintu teralis agar lift bisa turun.

What happen?? Saya keluar dari lift dengan 2 tas ransel yang lumayan berat dan berpikir akan menutup lift begitu saya berhasil mengeluarkan tas ransel tersebut tetapi ternyata pintu teralis lift-nya  tertutup automatis sehingga saya tidak bisa menutup pintu liftnya dan hanya bisa terpaku di tempat sambil memandang lift yang tetap di posisi. Huuuh, aku membayangkan pemilik apartment akan mengomel karena mereka harus naik 5 lantai dengan tangga dan benarlah tak lama kemudian, mereka datang dengan terengah engah dan tampak kesal walau setelah aku say sorry, yah wajar sih ya. Merasa bersalah tapi nasi sudah menjadi bubur, jadi aku diam saja. Salah dia juga ya, kenapa bawa kunci cuma 1, kan cadangannya banyak (berusaha membela diri)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s