Lovina, Bali

Jika orang mendengar kata Lovina maka pasti yang langsung muncul di benak mereka adalah Lumba-Lumba. Yup, Lovina terletak di utara Bali sekitar 2-3 jam by bus dari Bali, salah satunya adalah Perama Bus yang berangkat dari Kuta, cost sekitar Rp 120rb.


Untuk kenyamanan mungkin option ini bisa diambil tetapi karena kami dua cewek petualang, kami mengambil option “ngeteng”, rute sebagai berikut :

1. Pasar Kuta (pas di junction 7-11)-Terminal Tegal (angkot warna biru),  perjalanan sekitar 30 menit – 1 jam cost Rp 10.000 (infonya sih seharusnya Rp 5rb aja tetapi supirnya minta 10rb, ya sudahlah karena lumayan jauh juga).

2.Terminal Tegal-Pasar Ubung (angkot warna biru juga, tapi supir angkot Psr Kuta-Tegal ngotot warnanya hijau :d), perjalanan sekitar 20-30 menit, cost 5rb.

3. Terminal Ubung-Lovina, tidak ada bus langsung menuju Lovina jadi bisa naik bus jurusan Singaraja, turun di Seririt cost 45rb dan nyambung angkot Seririt-Lovina, cost 5rb. Atau bisa naik bis Jurusan Gilimanuk, terus nyambung angkot lagi, Gilimanuk-Lovina.

Atas rekemondasi seorang Bapak yang kami temui di jetty, kami stay di Hotel Nirwana Sea Cottage dengan rate 120k.
image

image

Kamarnya bersih, luas dan berkesan etnic minusnya cuma  ac nya kurang dingin.

Lovina cukup sepi dibandingan dengan tempat wisata lainnya di kota Bali, bahkan yang kami temui kebanyakan bule bule yang sudah berusia lanjut.
image
image

Ada tempat tempat makan dan minum di sekitar pantai tapi sangat minim pengunjung, bahkan kami tidak menemukan live music disini.

Untuk relaxing tempat ini sangat bagus, hotelnya murah apalagi makanannya, konsep restauran dengan harga yang murah, dan penyajian juga ala restaurant. Satu tempat makan yang paling aku suka adalah JBs Warung, di jalan Mawar tidak jauh dari pantai. Di jalan ini banyak warung warung makan ala resto.
image

Day 2

Lovina-Banyuwangi

Karena cuaca yang kurang mendukung, kami tidak bisa ke menjangan, tidak  bisa melihat lumba lumba bahkan tidak bisa wisata memetik anggurdi Lovina ini,  sehingga kami hanya menghabiskan  waktu untuk explore pantai saja sebelum berangkat ke Jakarta melalui jalan darat dari Surabaya dengan rute sebagai berikut:

1. Lovina-Seririt naik angkot, cost 5k. Kami meminta pak supirnya untuk menurunkan kami di bus/angkot yang menuju Pelabuhan Gilimanuk

2. Seririt-Gilimanuk (tarif lupa) dan  dilanjukan dengan ferry Pelni ke pelabuhan Ketapang di Banyuwangi

3. Banyuwangi-Surabaya naik kereta

Banyuwangi-Surabaya

Stasiun Banyuwangi sangat dekat dengan dengan Pelabuhan Ketapang, cukup berjalan kaki sekitar 10 menit. Jadi setelah kami membeli tiket ke Surabaya dan menitip tas di customer service (untung bias) kami muter muter kota Banyuwangi tapi sayangnya tidak ada apa-apa yang bias dilihat sehingga kami kembali ke stasiun. Menunggu jadwal pesawat kami menghabiskan waktu di Tunjungan Plaza-Surabaya untuk massage, shopping dan “tidur” di J’Co.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s