Europe, Die Die Must Go (Part 9:La Clusaz, Paris)

Lyon merupakan “based city” kami selama perjalanan di Eropah karena kebetulan teman saya Rita tinggal disini. Sebelum kami melanjutkan “second part” dari long trip ini, kami akan menghabiskan 2 hari disini untuk bermain ski dan juga explore kota ini. Hari pertama di Eropah kami sempat tinggal semalam disini, tetapi tidak sempat explore karena besoknya kami terbang ke Barcelona. Kami sangat bersemangat untuk plan main ski ini, maklumlah ini akan menjadi ski perdana kami. Awalnya Rina sempat ragu mau main ski, takut kedinginan disuhu yang dingin apalagi ini berhubungan langsung dengan esnya, tapi dia kalah suara dengan kita, jadilah dia harus ikut main juga. IMG_3073
Kami akan bermain ski di kota La Clusaz yang merupakan salah satu ski resort di negara ini yang berbatasan dengan kota Bern, Switzerland dan bisa ditempuh dengan mobi kurang lebih 2 jam. Philippe mengajak satu orang temannya menemani kita, mungkin dia sudah punya insting kali ya kalau kami agak susah “diurus” nantinya, kebetulan yang diajak lumayan manis (modus deh, hahahahaha).image
Semua peralatan ski bisa disewa ditempat ini tapi saya tidak tahu harganya (it is on Phillipe, thanks to him). Setelah menggunakan perlengkapan ski kami berlima langsung menuju area “latihan” dulu sebelum naik ke medan yang lebih berat (kalo berhasil). Area ini berupa bukit (atau lereng?) yang tidak terlalu tinggi, jadi kita harus berjalan dulu keatas dan setelah sampai diatas baru meluncur dan bagi yang sudah ahli ada medan tersendiri yang lebih tinggi dan terjal.image
Mereka mengajarkan bagaimana untuk meluncur, berjalan dan cara untuk bangun jika kita terjatuh. Terihat gampang tapi prakteknya susah bangeeeeeet, sangat sulit untuk menjaga keseimbangan agar tidak terjatuh dan parahnya lagi setiap terjatuh (entah sudah berapa kali) aku tidak bisa bangun sendiri, karena setiap aku mencoba bangun aku semakin tergelincir kebawah dan Phillipe harus datang membantu “mengangkatku” dari posisi duduk menjadi berdiri.image
image
Atau jika kami berhasil meluncur (untuk beberapa menit saja), kami harus memberikan warning (teriakan untuk mengindar) kepada anak-anak yang yang kebetulan posisinya ada di bawah karena kami tidak tahu bagaimana caranya untuk “belok”.
image
Kami sangat menikmatinya, bahkan kami tidak merasakan dingin sama sekali dan tidak merasakan letih walau harus bolak balik naik ke atas, mencoba meluncur, jatuh… (rutinitas jadinya). Kami tidak ingin berhenti tetapi para pria itu sepertinya sudah letih dan lapar jadi dengan terpaksa kami menghentikan permainan kami.
Setelah makan siang (untuk pertama kalinya aku mencoba hot wine yang diberi kayu manis,rasanya enak) kami mengunjungi kota terdekat, Annecy yang merupakan salah satu kota tua.image
image
Pada saat kami datang kebetulan ada festival disini (lupa festival apa), masyarakat lokalnya berpakaian daerah, drum band dan juga pawai. image image
Setelah berkeliling kami kembali ke Lyon, we really had fun today.image
image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s