Hanoi – Halong Bay

Karena banyaknya berita mengenai scam taxi di Noi Bai Airport-Hanoi, aku membooking mobil dari hostel. Tariffnya lumayan mahal sih $15, sehingga kalau travel sendiri mungkin lebih bagus mengambil transport umum walaupun harus berganti bus beberapa kali. Tetapi saran saya kalo  tiba malam hari, sebaiknya booking mobil dari hostel. Taxi scam yang terjadi yaitu menaikkan tarif ditengah jalan walaupun sudah dinego dari awal atau yang sering terjadi adalah mereka membawa kita ke hotel yang berbeda dari hostel yang kita booking dengan alasan bahwa hostel yang kita booking penuh.

Perjalanan airport-city kurang lebih 45 menit, kebetulan hostel yang saya booking berada di Old Quarter.  Setelah check in kami mencari dinner and money changer. Kami sudah mutar lokasi yang disebutkan oleh resepsionis hostel, tapi kami tidak bisa menemukan money changer tersebut. Dan ternyata money changer yang dimaksud adalah toko emas yang juga melayani pembelian mata uang asing, hufff, padahal tadi kami memang melewati toko tersebut, tapi kami tidak tahu kalo toko tersebutlah yang dimaksud. Akhirnya dengan uang dong yang terbatas kami mencari tempat makan murah meriah khususnya pho yang tidak menggunakan daging sapi tetapi kami mengalami kendala dalam hal satu ini, karena tidak tahu bahasa vietnamnya sapi.

Ada kejadian lucu saat kami ingin mengorder makan di salah satu tempat makan yang lumayan ramai. Setelah tidak berhasil menemukan pho ayam, kami memutuskan akan membeli pho bo disini walaupun mereka tidak menjual pho ayam nantinya.  Sebelum mengorder kami menghitung duit masing-masing yang tersedia. Kira kira beginilah percakapan yang terjadi. Aku : “Duit kalian tinggal berapa”?. Rina: “Gue tinggal 40.000 dong.”  Kristin: “Gue paling juga 10.000 dong”. Aku: “Gue masih ada 50.000an sih, berarti kita cuma bisa order 2 mangkok dong, terus ngk pake minum”. Rina: “Ya udah gpp, ntar gw cari roti or apa aja deh”. Dan tiba tiba suara asing menyela “dari Indonesia ya”? Hufff, jadi selama ini ada orang yang mengerti apa yang kami omongin, pasti dari tadi dia senyum senyum mendengar kami kehabisan duit, ufff…malunya. Dengan lugu kami mengiyakan dan meminta tolong untuk menanyakan apakah stall ini menjual pho ayam? Dia berusaha membantu walaupun dia mengaku bahasa vietnam nya tidak begitu bagus dan turn out, mereka juga hanya menjual pho bo (sapi). Sehabis say thank you, kami langsung ngeloyor pergi, padahal tadi niatnya pengen order, udah separuh jalan baru sadar kenapa kita ngeloyor pergi…malu kali ya? Hahahaha…. Akhirnya kami balik ke hotel dan menukar 20 us untuk makan di resepsionis hotel.

Karena perut keruncungan aku dan Rina memutuskan kembali untuk mencari makan di dekat hostel saja dan untungnya tidak berjalan jauh kami menemukan penjual kaki lima Di Old Quarter ini memang banyak sekali penjual makanan kaki lima yang biasanya berjualan dari sore sampai malam. Orang orang vietnam sendiri suka untuk berkumpul, duduk dan makan ditempat tempat seperti ini.

Sambil menunjuk tulisan di sebuah papan yang tergantung di dinding (asumsi kami bahwa papan tersebut adalah menu), saya memberi isyarat saya ingin mengorder 1. Si penjual mereply dengan bahasa vietnam yang sama sekali kami tak mengerti dan aku tetap menunjuk menu yang aku maksud. Beberapa orang lokal yang sedang duduk duduk tak bisa melepaskan pandangannya dari kami, mereka tersenyum geli melihat “aksi” kami. Akhirnya setelah beberapa lama Rina berhasil  meorder yang dia mau tetapi orderanku gagal total. Jadilah kami mengorder 1 dulu untuk melihat jenis makanan tersebut.  Tak lama kemudian si penjual mengantarkan minuman ke meja kami sambil menyebutkan menu yang kami order. Saya dan Rina terdiam dan akhirnya tertawa terbahak bahak, ternyata yang kami order adalah minuman, yang  semula kami duga adalah sejenis mie.
Kembali ke hotel, kami menanyakan ke resepsionis maksud dari tulisan dinding di stall pinggiran jalan tersebut. Dan ternyata, menu yang hendak saya order yang adalah nama jalan dimana si penjual itu berjualan, pantesan kami tidak berhasil mengorder “menu” tersebut, ternyata saya mengorder jalan toh hahahahaha.

Day 2

Schedule today is Halong Bay, salah satu Unesco World Heritage yang ada di Vietnam. Jarak dari Hanoi ke Halong Bay kurang lebih 3 jam. Biaya yang dikeluarkan untuk tour ini  $27 sudah termasuk makan siang dan  mengunjungi fishing village, kayaking (optional) dan Thien Cung Cave. Cruise berangkat jam 11 dari dermaga menuju Fishing Village untuk kayaking dan makan siang.

Halong bay

Sepanjang perjalanan menuju Fishing Village kita melewati banyak limetstone (batu kapur) ditengah tengah laut. Begitu kumpulan limestone sudah mulai tampak kelihatan dari jauh, semua penumpang sudah siap beraksi dengan kamera masing-masing. Pemandangan yang lebih besar, terdapat ribuan limestone tetapi belum semua mempunyai nama. Beberapa pulau yang sudah dinamai adalah Dog Stone yang kami lewati sebelum menuju Fishing Village. Di Fishing Village yang sebenarnya adalah penangkaran ikan, kita berhenti untuk kayaking dengan tambahan $3/orang. Karena tidak ada yang pintar berenang, kami tidak ikut kayaking jadi hanya tinggal di cruise sambil menikmati pemandangan. Selain kayaking, ada boat yang bisa disewa untuk membawa berkeliling dengan biaya yang hampir sama/orang kapasitas 5 orang, yang kebanyakan dibawa oleh wanita. Setelah kurang lebih satu jam, makanan sudah matang dan peserta lainnya sudah kembali dari kayaking akhirnya kita maaaakan. Makanannya enak, fresh, dan juga lumayan banyak…Yipppi.

Setelah makan siang perjalanan dilanjutkan ke Thien Cung Cave dan dalam perjalanan disana kita melewati “Fighting-Cock rock” katanya sih seolah olah ayam yang sedang beradu. Guanya sendiri? Amazing!! Tetapi didalam gua sudah dikasi lampu warna warni yang membuat warna gua lebih menarik sih tetapi menurut saya naturalnya jadi berkurang. Efek warna didalam gua memang menjadi sangat bagus, terlepas dari situ staglagmit dan staklaktitnya benar benar keren. Didalam gua banyak staklaktit staklatmit yang menyerupai orang, kegiatan dan lain lain. Si tour leader menunjukkan staklaktif berupa romeo dan juliet tapi sayangnya aku tidak bisa melihat kemiripannya:D. Tetapi ada juga yang seperti Budha and even kepala Dinousaurus dan seperti gambar dibawah kiri bisa ditebak gambar apa? Tergantung imajinasi teman teman sih 😉

Didalam gua dapat dilihat bahwa sudah dibuat tangga-tangga bahkan ada air mancur kecil didalamnya dan gua ini bersih sekali. Dari cave ini kita kembali ke kapal dan pulang ke Hanoi.

Bus tiba di Old Quarter sekitar jam 7.30, kami minta didrop di Night Market untuk mencari makan dan juga souvenir buat oleh oleh tapi ternyata di market ini lebih menjual pakaian, dvd, jam-jam palsu dan aksesoris lainnya sehingga kami kembali ke hotel setelah dinner disalah satu stall makanan yang untungnya penjual masih mengerti sedikit english.

Day 3

Hari ini explore Hanoi sebelum kembali ke Singapore. Dengan berbekal map kami menuju Ho Chi Minh Mausoleum  tetapi karena  antrian yang sudah begitu panjang dan kami tidap punya banyak waktu kami batal masuk. Orang yang mengantri kebanyakan orang lokal, mungkin karena hari Minggu mereka ingin memberi respect.

Long queue at Ho Chi minh Mausoleum
http://thebackpackadventure.wordpress.com

Jadilah kami ke Ho Chi Minh Museum, One Pillar Pagoda yang lokasinya tidak terlalu jauh dan ternyata museum dan mausoleum ini satu komplek yang saling terhubung. Mau mencoba cut antri dari taman tapi ternyata dijaga oleh petugas lol.

The museum and pagoda

Alamak, waktu kami keluar dari komplek museum, antrian masuk ke mauseleum sudah sampai ke komplek museum ini, woooah.

More and more longer queue at Mausoleum
Temple Literature

Dari komplek ini kami mengunjungi

pasar lokal tapi ternyata pasar ini adalah pasar basah sehingga kami langsung keluar melanjutkan perjalanan ke Temple Literature.

Dari temple ini sini kami menuju Dong Xuan Market dengan taxi. Di pasar ini kami tidak menemukan souvenir tetapi untungnya masih ada snack aneh yang cocok dibuat oleh oleh.

Selesai berbelanja kembali ke hotel untuk bersiap siap dan bisa beristirahat sebentar sebelum jemputan datang untuk membawa kami ke Hanoi Airport dengan cost $12.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s